Memahami konsep rata-rata, normal iklim, dan standard normal iklim

Climate4life - Konsep rata-rata, normal iklim, dan standard normal iklim mengacu pada definisi yang diatur oleh WMO, sebagaimana tercantum dalam referensi-referensi yang terdapat pada bagian bawah artikel ini.

Dalam ilmu statistik, jumlah nilai seluruh data dibagi dengan banyaknya data disebut sebagai rata-rata atau mean. Jika dirumuskan sebagai berikut


atau dalam notasi sigma :


Dimana : 
 = rata-rata data
    xi    = nilai data ke-i
    n     = jumlah data

Dalam pengelolaan data iklim, walaupun berdasar pada metode aritmetika dengan merata-ratakan data, pada penerapannya pengelolaan data iklim dibedakan menjadi rata-rata, normal iklim dan standard normal iklim.

Sebelum kita membahas rata-rata, normal iklim dan standard normal iklim, baiknya kita pahami dulu metode perhitungan data masing-masing unsur iklim. (Dapat dibaca lebih lengkap pada referensi no.2 di akhir artikel ini)

  • Curah hujan bulanan : merupakan total curah hujan dalam 1 bulan berdasarkan jumlah curah hujan harian.
  • Suhu udara bulanan : merupakan rata-rata bulanan dari data harian mencakup suhu rata-rata, suhu maksimum dan suhu minimum
  • Tekanan udara bulanan : merupakan rata-rata bulanan dari data harian
  • Lama Penyinaran marahari bulanan: merupakan total curah hujan dalam 1 bulan berdasarkan jumlah harian.

Selain dalam bentuk data bulanan, data iklim tersebut bisa berupa nilai  5 harian (pentad) atau 10 harian (decade)  [Referensi no.3]


1. Rata-rata

Menurut WMO dalam  THE ROLE OF CLIMATOLOGICAL NORMALS IN A CHANGING CLIMATE  - WCDMP-No. 61, [Referensi no.1] yang disebut rata-rata atau disebut juga provisional normal adalah rata-rata aritmetika data iklim pada periode sembarang tahun dengan panjang data minimal 10 tahun namun tidak mencapai 30 tahun,  dimulai pada 1 Januari tahun berakhiran 1. Misalnya mulai 1 Januari 2001 sampai dengan 31 Desember 2014 yang berarti panjang data mencapai 14 tahun. Metode rata-rata ini tidak diperkenankan oleh WMO.


2.  Normal Iklim dan Standard Normal Iklim

Apa kegunaan normal iklim ataupun standar normal iklim ? Arguez dan Russel (2011) menyatakan normal iklim tidak hanya digunakan sebagai prediktor kondisi iklim di masa depan, tapi juga untuk menyediakan sebuah nilai referensi sebagai dasar perhitungan anomali iklim. Secara ringkas variabilitas iklim diperoleh dengan membandingkan data iklim terhadap normalnya. Lebih lanjut Arguez dan Russel (2011) menyatakan terdapat alasan untuk memperbaiki normal iklim mengingat bisa terjadi tren dalam series data iklim, baik tren naik ataupu turun. Adapun Guttman (1998) berpendapat tujuan penyusunan normal iklim untuk memungkinkan perbandingan variabel iklim dengan nilai referensinya sendiri dan juga memungkinkan perbandingan secara spasial. 

Menurut WMO (Referensi no 1, 3,4,5) normal iklim adalah rata-rata data iklim  yang dihitung untuk jangka waktu yang seragam dan relatif panjang terdiri setidaknya tiga periode sepuluh tahun berturut-turut.  Adapun standard normal iklim rata-rata data iklim  yang dihitung untuk jangka waktu yang seragam dimulai tahun berakhiran 1 hingga tahun berakhiran 0  terdiri setidaknya tiga periode sepuluh tahun berturut-turut, dimulai 1 Januari dan berakhir pada 31 Desember.
Jika awalnya standar normal iklim ditentukan setiap 30 tahun (1931-1960, 1961-1990, 1991-2020, maka berdasarkan "Updates  WMO Climatological Standard Normals, chapter 4, item 4.8, updated 19.01.2016" disebutkan bawah standard normal iklim harus selalu diperbaharui setiap 10 tahun. Standar normal iklim sekarang adalah 1981-2010 dan update selanjutanya adalah 1991-2020.
WMO mewajibkan anggota untuk memperbaharui standar normal iklim segera setelah periode 10 tahunan berakhir. Hal ini guna keseragaman internasional.

 Gambar 2. Contoh Tabulasi Standard Normal Iklim



Referensi :
  1. WMO. 2011. GUIDE TO CLIMATOLOGICAL PRACTICES (WMO No.100)
  2. THE ROLE OF CLIMATOLOGICAL NORMALS IN A CHANGING CLIMATE  - WCDMP-No. 61
  3. CALCULATION OF MONTHLY AND ANNUAL 30-YEAR
  4. 2011 edition Guide to Climatological Practices
  5. Updates  WMO Climatological Standard Normals, chapter 4, item 4.8, updated 19.01.2016 
  6. Handbook on  CLIMAT and CLIMAT TEMP Reporting (2009 edition) 
  7. Arguez, Anthony and Russel S, Vose. 2011. The Definition of the Standard WMO Climate Normal. The Key to Deriving Alternative Climate normal. (http://journals.ametsoc.org/doi/pdf/10.1175/2010BAMS2955, diakses 9 Oktober 2015)
  8. Guttman, Nathaniel B. 1998. Homogeneity, Data Adjustments and Climatic Normals (http://www.stat.washington.edu/peter/7IMSC/Normals.pdf, diakses 9 Oktober 2015)






Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Memahami konsep rata-rata, normal iklim, dan standard normal iklim "

Posting Komentar

Terima kasih