Menakar peluang La Nina pada 2016

Sobat peduli Alam dan Kehidupan...

Setelah melewati episode el nino kuat pada 2015, prediksi iklim  2016 diwarnai spekulasi peluang munculnya La Nina. Secara umum jika pada El nino sebagian besar wilayah Indonesia mengalami pengurangan curah hujan, pada La nina umumnya ditandai oleh peningkatan curah hujan. Lebih lengkap dapat di baca pada SEJARAH DAMPAK EL NINO DI INDONESIA, atau referensi tambahan lainnya VIDEO ANIMASI EL NINO DAN LA NINA.

Kejadian el nino dan la nina sejak tahun 1950 dapat diamati pada tabel berikut :

Gambar 1. Tabel kejadian el nino - la nina (sumber : ggweather)

Menurut laman Ggweather, tabel tersebut disusun berdasarkan nilai ONI. Baca : Apa itu Oceanic Nino Index (ONI)

Gambar 2. Grafik ONI (sumber : ggweather)

Kriteria lemah/kuatnya mengacu tabel berikut :
Gambar 3. Intensitas El Nino/La Nina

El nino 2015 mulai berada dalam fase kuat sejak sejak Agustus dimana nilai ONI mencapai 1,5 dan menurut prediksi baru akan berakhir setelah April 2016.

Lalu sesudah el nino berakhir bagaimana peluang la nina ?
Berdasarkan statistik pada Gambar 1, setidaknya sejak 1950 terdapat 5 kejadian el nino kuat-sangat kuat yaitu 1957-1958, 1965-1966, 1972-1973, 1982-1983, 1997-1998. Jika dikaitkan dengan fakta kejadia la nina sesudah el nino maka hasil sebagai berikut :

El nino 1957-1958 : tidak diikuti la nina
El nino 1965-1966 : netral kemudian diikuti la nina
El nino 1972-1973 : diikuti la nina kuat
El nino 1982-1983 : diikuti la nina lemah
El nino 1997-1998 : diikuti la nina sedang.

Jadi, secara statistik 60% el nino kuat selalu diikuti oleh la nina dengan berbagai intensitas dengan peluang 33,3% la nina lemah, 33,3% la nina sedang, dan 33,3% la nina kuat.

Kondisi saat ini, baik NOAA maupun IRI menyatakan el nino masih berlangsung dan akan mencapai tahap netral pada awal summer 2016 atau sekitar Mei-Juni 2016. Prediksi Enso yang dikeluarkan IRI pada pertengahan Januari 2016 sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini.


Gambar 4. Model Prediksi Enso dari IRI

Secara umum sebagaimana tersaji pada Gambar 4, sesudah Juni 2015 ensembel model menunjukkan prediksi Enso netral hingga la nina.


Gambar 5. ENSO Forecast rilis November 2015 (kiri) dan rilis Januari 2016 (kanan)

Pada pertengahan November 2015, IRI memprediksi peluang kondisi netral lebih besar dibandingkan la nina pada JAS. Namun update pada pertengahan Januari 2016, peluang la nina mulai lebih tinggi dibanding peluang netral pada JAS. Kemudian tren menunjukkan sampai pada SON, peluang la nina mencapai >50%.

Demikian, semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to " Menakar peluang La Nina pada 2016 "

Terima kasih