Umumnya pada Januari wilayah Utara Indonesia lebih dingin dari pada wilayah selatan

Sebagai daerah tropis, negeri kita dinyatakan memiliki suhu udara tahunan yang lebih hangat dibanding wilayah lainnya seperti subtropis dan kutub. Hal ini karena wilayah tropis menerima panas dari sinar matahari selalu tegak lurus sepanjang tahun sehingga amplitudo suhu tahunan kecil namun amplitudo suhu harian cukup tinggi.

Menurut wikipedia, distribusi suhu tahunan dunia seperti terlihat pada Gambar 1 di bawah ini

Gambar 1. Normal Distribusi Suhu Udara Dunia (sumber : wikipedia)

Menurut Ahrens dalam "Essential of Meteorology" (klik untuk download), pola suhu udara di atas harus dikoreksi lagi dengan faktor lainnya seperti ketinggian tempat. Berkaitan dengan hal tersebut Edward Aguado dan James E. Burt* dalam "Understanding Weather and Climate" menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan variasi suhu udara yaitu :

1. Lintang, hal ini sudah terlihat pada Gambar 1 di atas.

2. Ketinggian, umumnya suhu udara akan menurun terhadap ketinggian.

3. Sirkulasi atmosfer,  berkaitan transport dari massa udara dingin dan panas di seluruh dunia

4. Kontras darat dan lautan, berkaitan dengan perbedaanya penyerapan panas dan lama pelepasan panas antara darat dan lautan

5. Arus laut. Arus laut yang panas ataupun dingin akan mempengaruhi suhu udara daerah yang dilewatinya

6. Pengaruh lokal, seperti keberadaan vegetasi


Adanya interaksi faktor-faktor tersebut di atas maka variasi suhu udara diberbagai tempat menjadi tidak sama. Dalam konteks wilayah Indonesia, jika dianalisis lebih detil dengan range suhu 0,5 - 1 Deg.C, maka akan terlihat variasi suhu udara untuk wilayah Indonesia di Bagian Bumi Utara (BBU) dengan di Bagian Bumi Selatan (BBS) walaupun dalam waktu yang sama.
Perhatikan Gambar 2 di bawah ini


Gambar 2. Profil Suhu di Beberapa Kota di Indonesia.

Variasi suhu udara yang sangat mencolok adalah pada bulan Januari dan Juli. Pada Januari, umumnya di kota-kota di BBU merupakan suhu minimum, sebaliknya di kota-kota di BBS masih cukup hangat. Sebaliknya pada bulan Juli, saat kota-kota di BBS mengalami suhu paling minimum, kota-kota di BBU masih relatif hangat (Gambar 4)


Gambar 4. Profil Suhu di beberapa kota paling utara vs paling selatan Indonesia


Lalu apa penyebab utama terjadinya variasi suhu udara seperti ini ?
Coba perhatikan Gambar 5, 6 dan 7 di bawah ini

Gambar 5. Distribusi Suhu Udara Tahunan (Sumber  ITACS ver.4.0,)

Gambar 5 menyajikan disitribusi suhu tahunan dan sudah terkoreksi dengan ketinggian tempat di Indoensia walau dalam resolusi yang rendah. Sepanjang tahun suhu udara berkisar 26-27 Deg.C dan semakin tinggi suatu tempat suhu udaranya makin rendah.

Selanjutnya terjadinya variasi bulanan khususnya pada Januari dan Juli sebagai berikut
Gambar 6. Distribusi Suhu Udara normal Bulan Januari  (Sumber  ITACS ver.4.0,)

Pada Januari, gerak semu matahari sedang berada di selatan ekuator dan pemanasan maksimal ada di daratan yaitu di benua Australia. Meskipun secara umum wilayah Indonesia sedang mengalami musim hujan yang secara lokal menurunkan suhu udara setempat, namun pemanasan secara konvektif dari wilayah selatan merambat hingga sebagian wilayah selatan Indonesia. Dampaknya suhu udara menjadi lebih hangat. Adapun wilayah di bagian utara Indonesia tidak mengalami pemanasan optimal bahkan di wilayah Sumatera ada intrusi dari suhu dingin winter di Asia. (Gambar 6)
Gambar 7. Distribusi Suhu Udara Normal bulan Juli (Sumber  ITACS ver.4.0,)

Sebaliknya pada bulan Juli sebagaimana tersaji pada Gambar 7. Karena matahari sejak akhir Maret berada di utara ekuator maka pemanasan intensif terjadi di daerah tersebut. Dampaknya wilayah utara Indonesia juga mengalami pemanasan yang relatif lebih banyak. Pada periode ini, wilayah utara yang umumnya kemarau pada April-Oktober  mengalami 2 dampak signifikan berupa kurangnya hujan dan suhu udara yang tinggi. Adapun di selatan Indonesia, walaupun kemarau sedang berlangsung namun intrusi suhu dingin dari Australia membuat suhu udara menurun.


Resume :
Gerak semu matahari berpengaruh signifikan terhadap variasi suhu udara utara-selatan Indonesia pada Januari dan Juni. Pada wilayah utara Indonesia saat musim kemarau menjadi sangat kering karena suhu udara cukup tinggi. Sebalik di selatan, walaupun kemarau sedang berlangsung namun intrusi suhu dingin dari Australia membuat suhu udara menurun.



Terima kasih :
Kepada rekan-rekan yang telah berbagi datanya sehingga artikel ini bisa ditayangkan.

----------------
*Understanding Weather and Climate, 2nd edition, Prentice Hall.


Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to " Umumnya pada Januari wilayah Utara Indonesia lebih dingin dari pada wilayah selatan "

  1. Wuah saya setuju Ni pak
    Mungkin bila dibandingkan dengan wilayah di lintang lain jelas bila indonesia lebih panas
    Apa analisa yang sama dimungkinkan untuk variasi tekanan di indonesia?
    Sebab kalo pas kuliah dulu uda terbiasa dengan kalimat "tekanan di indonesia cenderung homogen" padahal bila di teliti lagi dalam satu wilayah nilai tekanan tidak sama persis, jadi bila diasumsikan tekanan bervariasi seperti suhu mungkin bisa d kaji lebih dalam sehingga bisa sebgai acuan analisis terkait potensi gangguan cuaca lokal.
    Btw, untuk akses data ITACS itu bagaimana ya Pak sign up nya kok kalau buka web nya langsung diminta password.
    Thanks Pak day
    Keep inspiring

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atensinya mba.
      1. Tekanan udara tahunan di wilayah kita variasinya kecil dibanding kontribusinya terhadap pembentukan cuaca. Namun pada skala lokal, variasi tekanan perjam dapat menjadi indikasi perubahan cuaca ke depan.
      2. Memang jika diteliti lebih detil, variasi tekanan akan terkoreksi oleh ketinggian, disamping lintang suatu lokasi.
      3. Silahkan inbox saya via fb ut userid dan password itacs.

      Salam

      Hapus
  2. Apakah ada hubungannya antara variasi tekanan dengan suhu di Jakarta akhir-akhir ini, Bang? Terasa begitu terik sekali yang saya rasakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasa terik yang dirasakan lebih kepada faktor suhu udara. Kenapa sekarang terasa lebih terik, karena curah hujan berkurang pada awal Januari ini, sehingga kelembapan menurun dan penyerapan panas dari sinar matahari oleh air hujan juga berkurang

      Hapus
  3. Di jambi sering hujan pak.
    Jadi kami tertolong, gak ada lagi kabut asap...
    Ulasan dan analisanya lengkap.
    Makasih infonya pak

    komen lg di blog saya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah kalau udara di Jambi sudah segar kembali.

      Trima kasih atas kunjungan dan atensinya

      Hapus

Terima kasih