Ketika mendengar istilah El Niño dan La Niña, kita sering menemukan angka seperti +0,5°C, +1,5°C, atau bahkan lebih tinggi.
Angka tersebut bukan sekadar menunjukkan apakah suhu laut sedang panas atau dingin, tetapi digunakan untuk menentukan apakah kondisi El Niño-Southern Oscillation (ENSO) sedang berlangsung.
Apa Itu RONI?
![]() |
| Wilayah Nino³ |
Mengapa ONI Perlu Dilengkapi dengan RONI?
Perbedaan ONI dan RONI
Tabel Komparasi ONI dan RONI
Berikut adalah perbandingan ringkas antara ONI dan RONI dalam mengukur dinamika suhu lautan:
| Fitur / Indikator | ONI (Oceanic Niño Index) | RONI (Relative Oceanic Niño Index) |
|---|---|---|
| Acuan Data | Base period historis 30 tahun (diperbarui tiap 5 tahun) | Suhu lautan tropis global secara real-time (20°N–20°S) |
| Kontrol Pemanasan Global | Tidak memisahkan tren pemanasan global latar belakang | Berhasil mengisolasi dan mengeliminasi efek pemanasan global |
| Fokus Pengukuran | Kenaikan suhu mutlak / absolut | Gradien (selisih) suhu relatif antar-wilayah |
| Akurasi Pembacaan | Cenderung overestimate El Niño & memperkecil La Niña | Presisi mengukur respons atmosfer (Sirkulasi Walker) |
Penting dicatat, ONI tidak “salah” dan tidak menghilang. NOAA masih menyediakan data ONI. Namun, untuk pemantauan dan prediksi operasional ENSO, NOAA kini menggunakan RONI.
Bagaimana RONI Menentukan El Niño dan La Niña?
Perubahan indeks tidak berarti aturan dasar klasifikasi ENSO menjadi sepenuhnya berbeda.
NOAA menggunakan ambang +0,5°C dan -0,5°C dalam RONI. Kondisi El Niño ditunjukkan ketika rata-rata berjalan tiga bulan RONI berada di atas +0,5°C, sedangkan La Niña ketika berada di bawah -0,5°C.
Untuk identifikasi episode historis, kondisi tersebut harus memenuhi ambang selama setidaknya lima musim tiga-bulanan yang saling tumpang tindih secara berturut-turut.
Jadi, angka +0,5°C bukan berarti suhu laut Niño 3.4 hanya 0,5°C lebih panas dari suhu air laut biasa. Angka tersebut merupakan anomali indeks terhadap kondisi referensi yang digunakan dalam perhitungan.
Ini penting agar kita tidak salah memahami informasi ENSO di media sosial.
Mengapa Perbedaan Suhu Relatif Penting?
ENSO bukan sekadar fenomena "laut menjadi panas". El Niño melibatkan interaksi antara laut dan atmosfer di wilayah tropis Pasifik. Ketika distribusi suhu permukaan laut berubah, distribusi tekanan udara dan aktivitas konveksi juga dapat berubah.
Perubahan tersebut kemudian memengaruhi Sirkulasi Walker yang berperan penting dalam distribusi awan dan hujan di wilayah tropis.
Karena itu, kenaikan suhu laut yang terjadi hampir merata di wilayah tropis belum tentu menghasilkan respons atmosfer yang sama seperti pemanasan yang terkonsentrasi di wilayah Niño 3.4.
Inilah salah satu alasan mengapa pendekatan relatif seperti RONI menjadi menarik dalam iklim yang terus berubah.
NOAA menjelaskan bahwa RONI dirancang untuk lebih baik menggambarkan respons atmosfer yang diharapkan terhadap anomali SST di wilayah ENSO yang konsisten dengan El Niño maupun La Niña.
Apakah RONI Akan Mengubah Cara Kita Melihat El Niño?
Bisa.
Dalam beberapa kasus, nilai RONI dan ONI dapat memberikan angka yang berbeda. NOAA sendiri menyediakan kedua indeks tersebut sebagai produk terpisah sehingga perubahan historis dan karakteristik masing-masing indeks dapat dipelajari.
Perbedaan tersebut menjadi semakin penting ketika kita membandingkan episode ENSO dari masa lalu dengan kondisi iklim sekarang.
Misalnya, jika suhu laut tropis secara umum semakin hangat, maka menggunakan satu periode klimatologi tetap sebagai pembanding dapat memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan ketika kondisi Niño 3.4 dibandingkan dengan perubahan suhu tropis secara keseluruhan.
Dengan RONI, perhatian lebih diarahkan pada sinyal relatif yang berkaitan dengan ENSO, bukan sekadar kenaikan suhu laut yang mungkin merupakan bagian dari tren pemanasan yang lebih luas.
Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Bagi Indonesia, perubahan metode pengukuran ENSO ini bukan sekadar persoalan angka.
El Niño dan La Niña berhubungan dengan perubahan peluang terjadinya kondisi lebih kering atau lebih basah di berbagai wilayah Indonesia. Dampaknya dapat dirasakan pada pertanian, ketersediaan air, kebakaran hutan dan lahan, hingga risiko bencana hidrometeorologi.
Karena itu, indikator ENSO merupakan salah satu informasi yang digunakan dalam analisis iklim musiman.
Namun, RONI bukan alat prediksi cuaca sendirian. ENSO harus dibaca bersama indikator atmosfer dan laut lainnya, model prediksi, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD), monsun, serta faktor regional lainnya.
NOAA sendiri menekankan bahwa RONI merupakan salah satu ukuran ENSO dan indikator lain tetap diperlukan untuk memastikan apakah karakteristik yang konsisten dengan fenomena interaksi laut-atmosfer benar-benar terjadi.
RONI Bukan Sekadar Pengganti Nama ONI
Peralihan dari ONI ke RONI menunjukkan sesuatu yang lebih besar: cara kita memahami iklim juga harus berkembang mengikuti perubahan iklim itu sendiri.
ONI tetap memiliki nilai penting untuk analisis historis dan masih tersedia dalam produk NOAA.
Namun, sejak Februari 2026, NOAA menggunakan RONI dalam pemantauan dan prediksi operasional ENSO karena indeks ini dirancang untuk mengurangi pengaruh perubahan suhu tropis latar belakang dan memberikan gambaran yang lebih responsif terhadap kondisi ENSO.
Bagi masyarakat, perbedaan ini mungkin terlihat seperti perubahan istilah.
Namun bagi meteorolog dan klimatolog, perubahan dari ONI menuju RONI merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa indikator iklim tetap relevan ketika iklim yang menjadi acuannya juga terus berubah.
Jadi, ketika nanti membaca berita tentang El Niño atau La Niña, jangan hanya melihat apakah angkanya positif atau negatif.
Perhatikan juga indeks apa yang digunakan, bagaimana indeks tersebut dihitung, dan apa yang sebenarnya sedang dibandingkan.
Karena dalam ilmu iklim, cara kita menentukan "normal" dapat memengaruhi cara kita memahami sebuah fenomena.
FAQ: Pertanyaan Seputar RONI dan ONI
Apa kepanjangan RONI?
RONI adalah Relative Oceanic Niño Index, yaitu indeks yang digunakan NOAA untuk pemantauan dan prediksi operasional ENSO sejak Februari 2026.
Apa perbedaan RONI dan ONI?
ONI mengukur anomali SST di wilayah Niño 3.4 terhadap klimatologi 30 tahun. RONI memperhitungkan anomali Niño 3.4 relatif terhadap anomali rata-rata laut tropis.
Apakah ONI sudah tidak digunakan?
Tidak. NOAA masih menyediakan data ONI. Namun, RONI kini digunakan untuk pemantauan dan prediksi operasional ENSO.
Apakah ambang El Niño berubah?
Ambang RONI yang digunakan NOAA adalah lebih dari +0,5°C untuk kondisi hangat dan kurang dari -0,5°C untuk kondisi dingin, dengan identifikasi episode berdasarkan lima musim tiga-bulanan berturut-turut.
Mengapa RONI penting di era pemanasan global?
Karena suhu laut tropis secara umum ikut berubah. RONI dirancang untuk mengurangi pengaruh perubahan suhu tropis latar belakang sehingga sinyal relatif di wilayah Niño 3.4 dapat lebih representatif terhadap respons atmosfer ENSO.
Kesimpulan
RONI bukan sekadar nama baru untuk ONI. Keduanya menggunakan informasi suhu permukaan laut di wilayah Niño 3.4, tetapi memiliki pendekatan berbeda dalam menentukan anomali.
ONI membandingkan Niño 3.4 dengan klimatologi historis, sedangkan RONI mempertimbangkan perubahan suhu rata-rata laut tropis sebagai pembanding. Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika pemanasan global mengubah kondisi dasar lautan.
Sejak 1 Februari 2026, NOAA telah beralih menggunakan RONI untuk pemantauan dan prediksi operasional ENSO.
Bagi Indonesia, memahami perubahan ini penting karena informasi ENSO menjadi salah satu bagian dalam membaca potensi perubahan pola hujan dan risiko iklim musiman.
Dengan kata lain: ketika iklim berubah, cara kita mengukur perubahan iklim juga perlu terus diperbarui.
Penting untuk Diketahui: Dengan metrik RONI, prakiraan cuaca musiman di negara-negara tropis seperti Indonesia menjadi lebih terukur.
Sektor pertanian, manajemen sumber daya air, hingga mitigasi bencana dapat mengandalkan indikator ini untuk mengantisipasi risiko kekeringan El Niño atau banjir La Niña secara lebih dini dan tepat sasaran.
- https://www.bom.gov.au/climate/enso/indices.shtml
- https://cpc.ncep.noaa.gov/products/analysis_monitoring/enso/roni/
- https://www.climate.us/news-features/understanding-climate/climate-variability-relative-oceanic-nino-index





0 Comments
Terima kasih atas komentarnya. Mohon tidak meletakkan link hidup yah.