Hujan 1 milimeter yang jatuh di Jakarta volumenya setara air dalam 132 ribu mobil tangki air

Bagaimana perhitungannya ? Apa arti 1 milimeter hujan ?

Hujan merupakan salah satu unsur cuaca dan iklim yang paling dominan mempengaruhi aktivitas kita, khususnya yang ada di kawasan Tropis. Hujan jika jumlahnya berlebihan menimbulkan potensi banjir dan sebaliknya saat jumlahnya kurang maka ancaman kekeringan meluas. 
Artikel terkait :
Cuaca dan Iklim - Pengertian, Unsur Pembentuk dan Alat Ukurnya Bang Day Senin, 03 September 2018 Artikel 
Satuan curah hujan dinyatakan dalam milimeter. Pada dasarnya yang disebut curah hujan adalah volume air hujan dibagi luas alasnya. Jika dirumuskan sebagai berikut :

     -------------------
       h = V/A
     -------------------
di mana :
       h             =  tinggi air hujan (milimeter)
       V            =  volume air hujan (milimeter3)
      A             = luas alas penampung (milimeter2)

Karena merupakan perbandingan volume dan luas alas maka berapapun luas penampang, jika PADA HUJAN YANG SAMA, tinggi air hujan (curah hujan) akan SELALU SAMA. Yang berbeda adalah VOLUMEnya.

Lalu apa arti curah hujan 1 milimeter ?

Jika curah hujan 1 milimeter tersebut jatuh ada area seluas 1 m persegi, di mana air tersebut tidak mengalir, meresap ataupun menguap, maka volume air yang akan tertampung adalah sebanyak 1 liter. Perhitungan curah hujan 1 milimeter hujan menjadi 1 liter tersebut sebagai berikut :

     => curah hujan (1 mm) x panjang (1 m) x lebar (1 m)
     => 0,001 m x 1 m2
     => 0,001 mˆ3
     =>  1 liter

Ilustrasi curah hujan 1 milimeter yang tertampung dalam wadah dengan luas 1 m persegi seperti terlihat pada gambari berikut.

Ilustrasi curah hujan 1 milimeter
Ilustrasi curah hujan 1 milimeter

Jadi jika hujan satu  milimeter tersebut jatuh pada luasan 2 meter persegi maka volume air hujan tersebut adalah 2 liter, dan seterusnya.



Bagaimana jika hujan 1 milimeter terjadi di Jakarta pada satu waktu ?
Menurut Wikipedia, luas Jakarta adalah 661,52 km2 atau 661.520.000 m. Jika terjadi hujan secara merata di Jakarta kemudian terukur bahwa curah hujan tersebut sebesar 1 milimeter, maka sama artinya hujan yang tumpah dari langit di Jakarta adalah sebanyak 661.520.000 liter.

Bagaimana membayangkan air sebanyak 661.520.000 liter ? Coba kita bayangkan menyimpan air hujan 1 milimeter yang tertampung di Jakarta yang volumenya  661.520.000 liter tersebut dalam sebuah mobil tangki air.

Sumber gambar dari sini

Jika 1 mobil tangki air pada gambar di atas bisa menampung air sebanyak 5.000 liter, maka kita akan diperlukan mobil tangki air sebanyak :

        661.520.000 liter/5.000 liter = 132.304 mobil tangki air


Jika 1 mobil tangki air tersebut panjangnya 9 meter, maka panjang antriannya adalah :

          132.304 mobil tangki air X 9 meter = 1.190.737 m, atau hampir setara 1.200 km

Maka jika  132.304 mobil tangki air tersebut berjejer, maka panjangnya akan setara dengan 1.200 km. Jarak ini setara jarak lurus dari Jakarta sampai dengan Sumbawa di Provinsi NTB.


Gambar  Ilustrasi Panjang Deretan Mobil Tangki Air


Bayangkan, hanya untuk menjatuhkan air sebanyak 1 mm saja di Jakarta, akan ada rangkaian mobil tangki air memanjang dari Jakarta sampai Sumbawa-NTB.

Betapa Maha Kuasanya Pencipta alam semesta ini. Begitulah sobat bagaimana curah hujan 1 milimeter yang jatuh di Jakarta volumenya setara  air dalam 132 ribu mobil tangki air, yang jika mengantri, panjang mobil tangki tersebut terparkir dari Jakarta hingga Sumbawa NTB.

Subscribe to receive free email updates:

14 Responses to " Hujan 1 milimeter yang jatuh di Jakarta volumenya setara air dalam 132 ribu mobil tangki air "

  1. Mohon maaf sebelumnya yang sudah komen via google+, saya nonaktifkan dulu

    BalasHapus
  2. wow, that is a very detailed and systematic explanation about rain.

    i simply never thought that rain would have such interesting fact

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you for the comment.
      nice to meet you here

      Hapus
  3. Curah hujan di jakarta sekecil tersebut dengan tutupan beton, aspal dan struktur yg tidak dapat sebagai resapan air dapat menggenangi wilayah yg terdampak curah hujan apalagi kalau curah hujan lebih dari 50 mm. Selain itu juga dari limpasan air hujan dari wilayah atas seperti dari bogor

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bro... faktor kondisi lingkungan membuat dampaknya jadi lebih hebat

      Hapus
  4. Subhanalloh...Nikmat yang mana lagi yang kita dustakan. Bang Day, mhn pencerahannya, bagaimana kita menghitung luasan awan untuk 1 mm air hujan di tuliasan di atas? Terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mas Raja Cryspy...

      Hapus
    2. Aku menunggu jawaban Raja Crispy nih, Bang. Sesuai pertanyaannya dia itu diatas :

      Bang Day, mhn pencerahannya, bagaimana kita menghitung luasan awan untuk 1 mm air hujan di tuliasan di atas? Terima kasih sebelumnya.

      Hapus
  5. Artikel yang bermanfaat, keren bang Day.
    Mungkin masukan aja ada penjelasan yang terputus dari volume air hujan ke volume truk tangki air, jadi saya coba hitung sendiri klo volume truk tangki airnya 5000 liter. But anyway it's nice post.

    BalasHapus
    Balasan
    1. luar biasa ketelitiannya. Terima kasih bro. sudah saya perbaiki.

      Hapus
  6. Jadi ingin lebih bersyukur lagi atas segala nikmat Maha Kuasa :")

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas Awal, betapa karunia Allah swt yang tidak terhingga kepada kita

      Hapus

Terima kasih