Iklim Indonesia, Pola Hujan dan Musim Berdasarkan Update Normal Iklim 1991-2020


Climate4life.info - Iklim Indonesia, Pola Hujan dan Musim Berdasarkan Update Normal Iklim 1991-2020

Iklim merupakan statistik cuaca jangka panjang baik rata-rata, variabilitas maupun anomalinya. WMO menetapkan jangka panjang tersebut adalah 30 tahun dan diperbaharui setiap 10 tahun.

Karenanya, saat ini normal iklim yang baru adalah 1991-2020. Sebelumnya kita menggunakan normal iklim 1981-2010.



Iklim Indonesia

1. Iklim Tropis

Berdasarkan pembagian iklim matahari, iklim Indonesia dikelompokkan sebagai iklim tropis yang umumnya ditandai dengan suhu yang hangat sepanjang tahun dengan kelembapan udara yang tinggi.

Iklim matahari merupakan iklim yang pembagiannya berdasarkan garis lintang Bumi dan berdasarkan banyaknya sinar matahari yang diterima daerah tersebut. Intensitas panas matahari yang diterima suatu tempat dipengaruhi oleh letak garis lintang.

Oleh karena itu, iklim matahari disebut juga iklim garis lintang dengan pembagian terlihat pada gambar berikut.

Pembagian zona iklim berdasarkan garis lintang
Gambar: Wikipedia


Berdasarkan gambar di atas, iklim matahari di dunia ke dalam empat zona yaitu:

  • Tropis: terletak pada 0 sampai 23,5 derajat Lintang Utara (LU) dan 0 sampai 23,5 derajat Lintang Selatan (LS) 
  • Subtropis: terletak pada 23,5 sampai 40 derajat LU dan 23,5 sampai 40 derajat LS 
  • Sedang: terletak pada 40 sampai 60,5 derajat LU dan 40 sampai 60,5 derajat LS 
  • Dingin: terletak pada 60,5 sampai 90 derajat LU dan 60,5 sampai 90 derajat LS


ITCZ

Sebagian peneliti menyebut kawasan tropis adalah yang dilalui oleh ITCZ. Singkatan dari Intertropical Convergence Zone. Secara harfiah diartikan sebagai daerah pertemuan massa udara antartropis. Ini juga menjadi ciri iklim Indonesia.

Pergerakan ITCZ yang menjadi batas wilayah tropis


Beberapa literatur menerjemahkan ITCZ menjadi DKAT atau Daerah Konvergensi AntarTropis. Pertemuan massa udara atau yang disebut juga konvergensi tersebut akan menyebabkan massa udara naik membuat membentuk potensi awan hujan konvektif.


Mekanisme naiknya massa udara oleh ITCZ mengikuti sirkulasi Hadley dalam sistem sirkulasi atmosfer.


Ciri Iklim Tropis

Iklim tropis yang menjadi ciri iklim di Indonesia adalah suhu yang hangat dengan penyinaran matahari yang tetap sepanjang tahun. Ciri iklim tropis lainnya antara lain:

  • Iklim Indonesia memiliki variasi suhu tahunan yang kecil namun variasi suhu harian  cukup tinggi. Hal ini berbeda dengan iklim subtropis di mana variasi suhu tahunannya besar namun suhu harian variasinya kecil.
  • Merupakan daerah dengan tekanan udara rendah berkaitan dengan suhu udara yang lebih tinggi.
  • Memiliki curah hujan yang relatif  tinggi yang dibentuk oleh konvergensi dari pasat timuran dan pasat baratan.
  • Karena dikeliling lautan yang luas dengan suhu tinggi menyebabkan evaporasi juga tinggi sehingga iklim Indonesia ditandai juga dengan tingkat kelembapan udara yang tinggi.



2. Iklim Indonesia Berdasarkan Koppen-Geiger

Meski terletak pada kawasan tropis berdasarkan garis lintang, namun iklim di Indonesia tidaklah homogen. Hal berkait dengan bentang wilayah, topografi, elevasi dan letak astrononis yang sangat bervariasi.

Mengacu pada klasifikasi iklim Koppen-Geiger, setidaknya terdapat  lima corak iklim Indonesia, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Artikel terkait:
Klasifikasi Iklim Menurut Koppen, Indonesia Masuk Tipe Apa? alert-info


Regim iklim di Indonesia berdasarkan klasifikasi iklim Koppen-Geiger
Gambar: Wikipedia



1. Hutan Hujan Tropis

Meliputi wilayah di daerah khatulistiwa, yakni antara 10 – 15 derajat lintang utara dan selatan. Kawasan ini cenderung memiliki angin tenang dengan curah hujan tinggi dan musim kemarau hanya 2 bulan.

Hutan hujan tropis di Sulawesi, salah satu ciri iklim Indonesia
Gambar:https://news.mongabay.com/2020/06/the-worlds-great-rainforests/


Merupakan rezim iklim dominan di Indonesia utamanya di Sumatera, Kalimantan dan Papua. Hutan hujan ini memiliki jumlah spesies atau keanekaragaman hayati tertinggi dari ekosistem mana pun.



2. Iklim Monsun Tropis

Iklim Indonesia juga memiliki ciri iklim monsun sebagai akibat aktivitas angin monsun yang melewati Indonesia. Pada saat monsun baratan aktif, sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan.

Sebaliknya pada saat timuran aktif, memicu terjadinya musim kemarau.

Wilayah Indonesia dengan rezim iklim monsun tropis ini terlihat di jelas di Jawa, utamanya bagian pesisir utara dan jawa bagian tengah hingga timur.

Walaupun wilayah ini memiliki curah hujan tinggi, pada saat kemarau yang terjadi selama beberapa bulan memaksa kebanyakan tumbuhan menggugurkan daun-daunnya.  Itulah mengapa monsoon forest disebut hutan musiman, atau ada pula yang menyebutnya hutan luruh daun.



3. Iklim Sabana Tropis

Iklim Indonesia dengan ciri sabana tropis adalah wilayah dengan musim kemarau yang cukup panjang. Vegetasi yang dominan adalah padang rumput yang luas.

Rezim ikim sabana ini terlihat jelas di wilayah Jawa Timur bagian utara dan Nusa Tenggara Timur. Kota Palu termasuk dalam rezim ini meski pada wilayah lain di Sulawesi Tengah banyak dijumpai.

Savana Gn. Bulu Masomba, Kawatuna Kota Palu
Gambar: https://www.flickr.com/photos/104079242@N04/30718786260


Iklim sabana tropis memiliki curah hujan lebih rendah dari iklim muson tropis atau dengan musim kemarau yang lebih jelas.

Musim kemarau dapat berlangsung parah sehingga memicu kondisi kekeringan yang dapat berlangsung selama hampir satu tahun. Bioma yang sering muncul pada iklim sabana tropis adalah padang rumput bertabur pohon, bukan hutan lebat.



4. Iklim Dingin

Indonesia juga memiliki wilayah dengan iklim  seperti di lintang menengah dengan suhu udara yang sejuk.

Rezim iklim dingin ini terjadi pada tempat dengan elevasi yang tinggi seperti di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera dan Pegunungan Jayawijaya di Papua.



5. Iklim Kutub - Tundra

Tundra adalah suatu bioma tempat terhambatnya pertumbuhan pohon dengan rendahnya suhu lingkungan sekitar. Oleh karena itu, daerah ini disebut daerah tanpa pohon.

Tundra terdapat di wilayah bumi sebelah utara (lingkaran arktika), juga ditemukan di dekat antartika, dan terdapat di puncak pegunungan yang tinggi.

Lapisan gletser di puncak Jayawijaya
Gambar: https://www.courrierinternational.com/


Iklim Indonesia dengan ciri seperti rezim iklim kutub ini terdapat di Puncak Jayawijaya di mana lapisan es atau salju ditemukan di sana.



Iklim dan Musim di Indonesia berdasarkan Normal Baru

Sejalan dengan WMO tentang normal iklim baru dari 1981-2010 menjadi 1991-2020, BMKG juga telah memutakhirkan pola hujan di sini.

Hasil utama adalah pembagian pola hujan di Indonesia  serta pembaruan zona musim dan pola musim yang lebih detil dan rinci.




Ini dicapai karena semakin rapatnya jaringan pengamatan hujan BMKG dan juga pemanfaatan data satelit untuk mengisi kekosongan data pada wilayah-wilayang yang tidak memiliki jaringan observasi.


1. Pola Hujan

Keragaman iklim Indonesia terlihat juga pada tiga pola dominan curah hujan yang ada. Berdasarkan normal iklim baru 1991-2020, sebaran pola hujan Indonesia yang disusun oleh BMKG seperti terlihat pada gambar berikut.

Sebaran tiga pola hujan dominan berdasarkan normal iklim 1991-2020
Gambar: BMKG


Pola Hujan Monsunal

Pola hujan monsunal adalah pula hujan yang berbentuk seperti U di mana curah hujan minimum umumnya terjadi pada sekitar Juni, Juli dan Agustus (JJA). Terbentuk berkaitan dengan aktivitas monsun dan juga ITCZ.

Iklim Indonesia dengan pola hujan monsul meliputi Sumatera bagian selatan, keseluruhan Jawa, sebagain besar Kalimantan, bagian pesisir utara Sulawesi bagian utara dan sebagian besar Sulawesi bagian selatan serta papua bagian timur.



Pola Hujan Ekuatorial

Pola hujan ekuatorial ditandai dengan dua puncak hujan dalam setahun. Terbentuk berkaitan dengan aktivitas ITCZ.

Pola hujan ekuatorial ini tersebar pada Sumatera bagian utara dan tengah hingga Bengkulu, sebagian kecil Kalimantan Barat bagian barat, Sulawesi Tengah, bagian selatan Sulawesi bagian utara, Maluku  Utara dan sebagian Papua bagian barat dan tengah.



Pola Hujan Lokal

Merupakan pola hujan kebalikan dari tipe monsunal di mana puncak hujan terjadi pada sekitar JJA. Terbentuk oleh mekanisme iklim lokal.

Iklim Indonesia dengan tipe hujan lokal terdapat pada  sebagian kecil Sulawesi Utara bagian selatan, Kota Palu dan sekitarnya serta  Kabupaten Luwuk dan sekitarnya, sebagian sisi  timur Sulawesi Selatan, Pulau Seram Ambon dan sekitarnya, dan beberapa wilayah di Papua Barat.



2. Musim dan Zona Musim di Indonesia

Secara umum karena beriklim tropis, Indonesia hanya mengenal musim hujan dan musim kemarau. BMKG membedakan musim hujan dengan musim kemarau berdasarkan curah hujan dasarian dan juga curah hujan bulanan.


Guna memudahkan identifikasi, sebaran pola musim dikelompokan dalam zona musim. Zona Musim adalah daerah yang pola hujan rata-ratanya memiliki perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan musim hujan dengan karakteristik yang sama.

Pada daerah-daerah dengan pola hujan rata-ratanya tidak terdapat perbedaan yang jelas antara periode musim kemarau dan musim hujan, disebut sebagai daerah Non ZOM.

Berdasarkan normal iklim baru tahun 1991-2020, iklim Indonesia teridentifikasi memiliki sembilan corak pola musim yang terbagi pada 699 zona musim, dengan tabulasi sebagai berikut.

Tabulasi zonasi musim Indonesia 1991-2020


Adapun sebaran zonasi pola musim berdasarkan normal iklim baru di Indonesia sebagaimana tabulasi di atas sebagai berikut.

Zonasi musim di Indonesia - BMKG



3. Pola Suhu Udara Berdasarkan Musim

Corak suhu pada saat musim kemarau memberi kekhasan pada pola iklim Indonesia. Pada wilayah utara Indonesia saat musim kemarau menjadi sangat kering karena suhu udara cukup tinggi. 

Sebaliknya di selatan, walaupun kemarau sedang berlangsung namun intrusi suhu dingin dari Australia membuat suhu udara menurun.

Grafik suhu udara antara daerah di utara dan selatan Indonesia


Seperti terlihat pada profil suhu udara di atas, variasi suhu udara yang sangat mencolok adalah pada bulan Januari dan Juli. Secara detil sebagai berikut:
  • Pada Januari, umumnya di kota-kota di Bumi Belahan Utara (BBU) merupakan suhu minimum, sebaliknya di kota-kota di Bumi Belahan Selatan (BBS) masih cukup hangat. 

  • Sebaliknya pada bulan Juli, saat kota-kota di BBS mengalami suhu paling minimum, kota-kota di BBU masih relatif hangat dimana:
    • Bagian Barat Indonesia  mengalami puncak panas pada sekitar Maret
    • Bagian Selatan Indonesia mengalami puncak panas mulai Juli hingga Agustus



Demikian ulasan mengenai iklim Indonesia, pola hujannya serta pola musim berdasarkan update normal iklim baru tahun 1991-2020. Semoga bermanfaat.

Dukung Kami
Jika menurut anda artikel ini bermanfaat, maukah mentraktir saya secangkir kopi?

Post a Comment

0 Comments