5 Kesalahan Konsep Meteorologi dalam Film Hurricane Heist

Climate4life.info - 5 Kesalahan Konsep Meteorologi dalam Film Hurricane Heist
(poster: imdb.com)

Cuaca dan iklim ekstrem  merupakan fenomena yang sering menjadi tema film-film Hollywood dan terkadang menjadi film yang sukses di pasaran.

Fenomena cuaca ekstrem di sini seperti serangan angin topan, suhu ekstrem dingin, hujan deras yang diikuti banjir ataupun sebailiknya kekeringan yang menyebabkan suhu panas hingga kebakaran hutan.

Bagi penggemar film sains fiksi, film yang bercerita tentang fenomena alam ini tentu sangat menarik. Selain cerita yang berbasis ilmu pengetahuan tentu aksi jagoan favorit dengan efek khusus yang canggih  menjadi hal yang paling ditunggu. 

Beberapa film Hollywood yang bertema cuaca dan iklim [1] ataupun bencana terkait hidrometeorologis seperti di bawah ini.

Film Hollywood bertema cuaca ekstrem:
  • Geostorm (2017) 
  • Sharknado (2015) 
  • Into the Storm (2014) 
  • 2012 (2009) 
  • The Day After Toworrow (2004) 
  • The Perfect Storm (2000) 
  • Twister (1996) 

Film Hollywood lain yang bertema iklim  atau juga perubahan iklim:
  •  Geostorm (2017)
  • The Road (2017) 
  • Mad Max; Fury Road (2015) 
  • Ice Age: The Meltdown (2006) 

Bahkan film 2012, The Day After Tomorrow dan The Perfect Storm yang berlatar belakang tentang fenomena cuaca ekstrem tersebut berhasil masuk dalam jajaran 30 film bencana terbaik sepanjang masa [2]. 

Kali ini kita akan membahas salah satu film dengan tema cuaca ekstrem yaitu Hurricane Heist yang akan kita tinjau dari sudut pandang ilmu meteorologi.


Sekilas tentang Badai Hurricane, Taifun dan Siklon Tropis

Hurricane adalah nama lain dari badai siklon tropis dan juga taifun. Secara mekanisme proses terbentuk ketiganya sama.

Hurricane, siklon tropis ataupun taifun merujuk kepada  badai dengan pusaran angin yang kecepatannya mencapai lebih dari 200 km/jam  pada sekitar pusat pusarannya.

Badai Hurricane Florence 2018. Foto: NASA


Perbedaan hurricane, siklon tropis ataupun taifun adalah lokasi terjadinya. Hurricane digunakan di Amerika untuk menyebut badai yang tumbuh dari laut ini.

Penamaan Taifun (Typhoon) digunakan di Filipina, Cina, Korea dan Jepang. Istilah taifun berasal dari kata Typhoon dari bahasa Tiongkok "Taifung" yang berarti angin kencang.

Dampak sebuah badai dapat dibaca pada: Badai Taifun Jebi di Jepang, begini proses terjadinya

Pembagian lokasi penyebutan Taifun, Siklon Tropis dan Hurikan seperti tersaji di bawah ini.

Lokasi penamaan Taifun,Siklon Tropis dan Hurricane (Ahrens - Essential of Meteorology)


Kembali ke soal Film Hurricane Heist, adalah sebuah film aksi yang berkisah pencurian uang yang terjadi di tengah badai. Tentunya akan ada aktor utama sebagai pahlawan yang berusaha mencegah aksi pencurian tersebut.

Sebagaimana film-film Hollywood umumnya, pembuatan Film Hurricane Heist pastinya sudah melalui riset dan juga studi literatur tentang sebuah badai yang merupakan fenomena cuaca. 

Namun merujuk pada tulisan Dr. Jeff Masters seorang pakar Hurricane dari NOAA [3], terdapat beberapa hal yang keliru tentang konsep badai dalam ilmu meteorologi yang ditampilkan dalam Film Hurricane tersebut.



5 kesalahan Konsep Meteorologi dalam Film Hurricane Heist 


1. Arah putaran badai

Di awal film ini kita disuguhkan tampilan bibit badai Tammy yg berbentuk spiral bergerak berputar searah jarum jam (clockwise). 

Tampilan yang menarik ini ternyata salah loh. Kenapa? 

Karena seharusnya arah geraknya adalah berlawanan arah jarum jam (counter clockwise). Kenapa arah ini penting? Karena arah ini juga sebagai penanda lokasi terjadinya badai. 

Setting film Hurricane Heist ini mengambil lokasi di Alabama, Amerika Serikat, yang artinya ada di belahan bumi utara (Northern hemisphere). Arah gerak badai di belahan bumi Utara adalah berlawanan arah jarum jam (counter clockwise atau cyclonic). 

Arah putaran angin siklon tropis. Sumber Science ABC


Badai siklon akan searah jarum jam jika terjadi di belahan bumi selatan (clockwise atau anticyclonic). Arah ini berbeda disebabkan oleh arah gerak dan bentuk bumi yang menimbulkan gaya coriolis [4].


2. Kekuatan badai kategori 1 

Badai Tammy kategori 1 memiliki tekanan pusat 999 mb dengan kekuatan angin 500 mil. Hal ini paling mustahil terjadi, untuk kategori 1 sebuah badai setidaknya memiliki tekanan sentral 980 mb. 

Badai Katrina kategori 5 memiliki kekuatan angin "hanya" 207 mil. Untuk klasifikasi tekanan sentral dan kekuatan angin tiap kategori badai ini kalian bisa cek skala Saffir Simpson.[5] 


3. Terminologi dalam “Ilmu Badai” 

Maksudnya disini adalah terminologi atau istilah-istilah yang sering digunakan dalam penjelasan tentang badai. Will, sang aktor utama yang merupakan pakar meteorologi dalam film tersebut, menggunakan istilah “dropping fast” untuk menjelaskan perkembangan kategori badai dengan turunnya tekanan yang begitu drastis. 

Istilah ini amat sangat jarang digunakan oleh pakar meteorologi. Istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan perkembangan badai yang sangat signifikan yaitu “rapid intensification” [6]. 

Istilah ini juga mengacu pada kekuatan angin yang ditimbulkan oleh badai ketimbang perubahan tekanannya. Penguatan badai ini dipantau selama 24 jam untuk menunjukkan perubahan yang begitu cepat dengan perubahan kekuatan angin setidaknya 30 knot. 

Dan badai Tammy disini berkembang begitu cepat jangankan 24 jam, perubahan dari kategori 1 ke kategori 5 hanya berlangsung dalam jam saja. 


4. Tekanan Sentral badai 735 mb, tidak mungkin! 

Barometer Will menunjukkan tekanan badai mencapai 735 mb. Ini adalah tekanan yang sangat rendah. Mengalahkan rekor dunia tekanan terendah super typhoon Tip yang terjadi di tahun 1979 (870 mb) [7]. 

Membaca karya Dr. Kerry Emanuel tentang hypercanes, kita akan dapat melihat angin permukaan dengan kecepatan 400 mph dalam badai dengan tekanan pusat 700 milibar, ini membuat Tammy kira-kira menjadi badai Kategori 17. 


5. Dampak badai kategori 17 

Pengejaran terjadi di mata Badai Tammy, di jalanan sepi pesisir Alabama. 

Anehnya, jalan itu bebas puing-puing dan kering, dengan dedaunan mati bertiup melintasinya, meskipun sisi depan dari dinding mata pastilah sudah melewati angin Kategori 5+ yang menghancurkan [8]. 

Mata badai Tammy pada adegan pengejaran terakhir terlihat sangat menakutkan dan mengesankan, tetapi tidak begitu mirip dengan kenyataan. Awan pada mata terlihat terlalu dangkal secara vertikal, dan lebih mirip aliran piroklastik dari gunung berapi - hitam, kecuali warna putihnya. 

Namun, jika kita menduga bahwa Tammy memiliki kekuatan angin 400 mph, maka itu bisa menghancurkan tanah sampai-sampai bidang puing-puing di dinding mata akan terlihat hampir hitam. 

Tetapi jika begitu, maka kita akan memiliki masalah lain.

Badai Tammy akan menjadi hypercane kelas bawah — badai yang begitu kuat sehingga akan melemparkan puing-puing tinggi ke stratosfer, menghalangi sinar matahari dan menyebabkan "Badai Tammy Musim Dingin" yang mampu mengirim suhu global menurun selama bertahun-tahun. 

Kelaparan global besar-besaran dan keruntuhan peradaban mungkin akan terjadi. 

------000-----

Demikian kesalahan konsep meteorologi dalam film Hurricane Heist tersebut. Di luar itu film ini tetap menyuguhkan aksi yang mengagumkan khas film Hollywood. 

Juga beberapa efek khusus yang menampilkan bagaimana badai tersebut terbentuk hingga berkembang menjadi badai yang menyeramkan masih patut diapresiasi. 
Acknowledge: Special Thank for Dr. Jeff Masters [3] for allowing his article to be republished on this blog.

  1. https://mashable.com/2017/11/07/global-warming-disaster-movies-geostorm/
  2. https://www.vulture.com/2015/05/22-greatest-disaster-movies-of-all-time.html
  3. https://www.wunderground.com/cat6/hurricane-heist-movie-bad-meteorology-category-17-level 
  4. http://www.hurricanescience.org/science/science/hurricanemovement/
  5. http://www.pcwp.com/sss.html 
  6. https://www.nhc.noaa.gov/aboutgloss.shtml 
  7. http://www.hurricanescience.org/history/storms/1970s/tip/ 
  8. https://www.nhc.noaa.gov/aboutsshws.php

Post a Comment

18 Comments

  1. Oh banyak juga ya bang day kesalahan dalam film Hurricane Heist, tapi yang fatal itu dampak badai kategori 17 tapi anehnya jalanan bebas dari puing puing, padahal kalo ada badai apalagi kategori besar akan banyak puing beterbangan dari badai tersebut.

    Aku belum nonton filmnya, cari link download nya ah.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kadang ada hal2 yang luput dari perhatian pembuat filmnya.

      Ayo nonton mas

      Delete
  2. Wah, suhunya langsung bicara. Btw, saya belum nonton filmnya nih. kok malah jadi penasaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Filmnya udah lama sih mb. Tapi keren mba menurut saya

      Delete
  3. Kemaren ada gempa om.. bagaimana climate nya

    ReplyDelete
  4. terkadang kalau kita cermat saat menganalisi film, ada saja di adegan atau cuplikan tertentu yang seharusnya dihilangkan ya bang,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kadang mungkin mereka juga gak sadar hehehe

      Delete
  5. Yah.. Komentar saya gagal karena sinyal😩
    Saya ulang aja ya bang.
    Saya juga suka film bertema bencana karena seru aja. Yang paling saya suka film 2012 itu. Karena setelah nonton pun saya takut tanah di bawah saya bakal ambrol😂

    Ternyata pembuatan film nggak selalu sempurna ya. Mungkin karena mereka pikir penonton nggak bakal peduli dan cari tahu kesalahan film asal filmnya bagus aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Atau bisa jadi juga sengaja sekedar dramatisasi ya :)

      Delete
  6. Saya baru nonton ice age, itu pun karena ajakan keluarga. Sepertinya harus ditonton nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jg nonton ice age berulang karena disetel trs sama anak2 heehe

      Delete
  7. kalau orang yang tidak tahu fakta ..mereka tidak akan kisah pun perkara tersebut...yang penting terhibur

    ReplyDelete
  8. Wkwkwkw kalau saya baru ngeh kalau ada yang salah terkait konsepnya, soalnya saya cuma nikmati filmnya yang terbilang seru.. 😁

    ReplyDelete
  9. tak pernah lagi tengok filem ni. seingat saya, filem tentang cuaca yang saya tengok betul-betul adalah Twister. itu pun sebab ada Jodie Foster hahahaha yang lain2, saya rasa macam 'tak betul' je jalan ceritanya hahahahaha

    ReplyDelete
  10. Pernah nonton saya Bang, tapi saking nggak tahu menahu tentang konsep meteorologi, jadi cuman nonton aja, nggak ngerti benar atau salah.
    Palingan kalau ada adegan yang nggak masuk akal, mengapa lakon utama selalu nggak mati meski keadaannya udah menakutkan hahahaha

    *kabooorrrr :D

    ReplyDelete
  11. badai pasti berlalu ...... hehhee

    ReplyDelete
  12. jadi ngerti.....informative dan bermanfaat.
    thank you

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon tidak meletakkan link hidup yah.